Tuesday, December 24, 2019


TUGAS OBSERVASI DAN INTERVIEW
PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI
Tugas ini sebagai persyaratan dalam mata kuliah DDTK








OLEH :
           AGUSTIA BUDIARTI  16.1.01.11.0004



PROGAM STUDI PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI
2019

HASIL WAWANCARA
PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI
(Agustia Budiarti / 16.1.01.11.0004)

I.               IDENTITAS SUBJEK
1.      Subjek Sasaran:
Nama                      : Nabila Syarifah
Jenis Kelamin         : Perempuan
Usia                         : 5  Tahun
Kelompok               : B
Alamat sekolah       : Jl. Kelud No 2 Desa Kudu Kec Kertosono
2.      Nama                      : Edo Ref Alyano
Jenis Kelamin         : Laki-laki
Usia                         : 5  Tahun
Kelompok               : B
Alamat sekolah       : Jl. Anjasmoro No 7 Desa Kudu Kec Kertosono
3.      Nama                      : M Kevin Afandy
Jenis Kelamin         : Laki-Laki
Usia                         : 5 Tahun
Kelompok               : B
Alamat sekolah       : Jl. Panjaitan No 23 Desa Kudu Kec Kertosono
4.      Nama                      : Gadis Senandung Rindu Fajar
Jenis Kelamin         : Perempuan
Usia                         : 5  Tahun
Kelompok               : B
Alamat sekolah       : Jl. Raung No 31 Desa Kudu Kec Kertosono
5.      Nama                      : Sendhang Biru Aisah
Jenis Kelamin         : Perempuan
Usia                         : 4  Tahun
Kelompok               : B
Alamat sekolah       : Jl. Anjasmoro no 48 Desa Kudu Kec Kertosono


6.      Subjek Wawancara :
Nama                      : Anis Setiawati
Tempat, tgl. lahir    : Nganjuk, 21 Juli 1975
Jenis Kelamin         : Perempuan
Jabatan                    : Guru Kelas kelompok B
Alamat sekolah       : Jl. Supriadi No 15 Desa Kudu Kecamatan Kertosono

II.            OBSEVASI FISIK
A.    Keadaan Fisik sekolah

No
Aspek
Keterangan
1.
Tempat
Bangunan cukup luas bagus dan terawat, lokasi nya di pedesaan satu komplek dengan Balaidesa Kudu Kec Kertosono
2.
Ruang
Ada 2 kelas, satu ruang guru, satu kamar mandi, satu tempat cuci tangan, satu dapur
3.
Sarana Prasarana
Ruang bermain, 1 ayunan, 1 prosotan, 1 jungkat jungkit.

B.     Tenaga Pengajar
No
KELAS
Jumlah guru
1.
Kelompok  B
1 orang

C.     Siswa
No
KELAS
Jumlah siswa
1.
TK B
12 Anak



III.        SETTING RUANGAN
A.      Tempat                          :    Taman Kanak-Kanak Pertiwi Desa Kudu
B.       Waktu                           :    Selasa, 12 Desember 2019
C.       Frekuensi                      :    45 Menit
D.      Alat Bantu Wawancara :
·         Alat Tulis                :    Kertas, Pena
·         Alat Mekanis          :    Camera Digital,

IV.       METODE WAWANCARA
Metode wawancara yang digunakan adalah wawancara terstuktur?

V.            TEORI
Dasar Teori
Pendidikan anak usia dini merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menitikberatkan pada peletakan dasar ke arah pertumbuhan dan 6 (enam) perkembangan: agama dan moral, fisik motorik, kognitif, bahasa, sosial-emosional, dan seni, sesuai dengan keunikan dan tahap-tahap perkembangan sesuai kelompok usia yang dilalui oleh anak usia dini seperti yang tercantum dalam Permendikbud 137 tahun 2014 tentang Standar Nasional PAUD (menggantikan Permendiknas 58 tahun 2009).
Pada masa pertumbuhan tersebut (golde age) yaitu 0-6 tahun, sangalah masa yang sangat penting dimana perkembangan anak mencapai 100% dan sangat memungkinkan bagi anak untuk mengembangkan seluruh aspek perkembangannya. Sedangkan hakikat anak usia dini ialah Pada anak usia 0-6 tahun hendaklah memberikan layanan pendidikan. pengembangan manusia yang utuh dimulai sejak anak dalam kandungan dan memasuki masa keemasan 0-6 tahun serta tidak menutup kemungkinan bahwa perkembangan tersebut sangat dipengaruhi oleh orang tua dan lingkungan yang ada disekitarnya. Selain itu pentingnya pendidikan PAUD ini merupakan masa emas yang tidak akan berulang karena merupakan masa yang paling penting dalam membentuk dasar-dasar kepribadian, kemampuan berfikir, kecerdasan, ketrampilan, dan kemampuan bersosialisasi, (Feldman, 2002)
Perkembangan sosialisasi dan emosi pada anak merupakan kondisi emosi dan kemampuan anak merespon lingkungannya di usia sebelumnya. Para ahli juga sepakat bahwa perkembangan sosial-emosional anak bertujuan untuk mengetahui bagaimana dirinya, bagaimana cara berhubungan dengan orang lain yaitu teman sebaya dan orang yang lebih tua darinya. Bertanggung jawab akan diri sendiri maupun orang lain dan berperilaku sesuai dengan pro sosial..
Hurlock mengungkapkan bahwa perkembangan sosial merupakan kemampuan berperilaku sesuai dengan tuntutan sosial dan menjadi individu yang mampu bermasyarakat. Untuk menjalani kehidupan bermasyarakat diperlukan 3 proses yaitu:
§  Belajar untuk bertingkah laku dengan cara yang dapat diterima di dalam bermasyarakat.
§  Belajar bagaimana memainkan peran sosial dalam bermasyarakat.
§  Mengembangkan sikap dan tingkah laku terhadap individu lain dan aktivitas sosial bermasyarakat.

·         Definisi Operasional :

Pada usia 5 kemandirian dan perasaan bahwa ia sanggup mencukupi kebutuhannya sendiri meningkat. Mereka dapat diandalkan dan bertanggungjawab serta senang dipuji secara berlebihan. Dalam banyak cara, mereka adalah model yang baik untuk seorang warga Negara, yaitu patuh, berusaha untuk memenuhi kebutuhan pribadinya, melindungi orang lain, bangga karena bersekolah, dan biasanya sopan dan diplomatis. Anak usia 5 tahun juga sangat social. Mereka berteman, khususnya mempunyai  1 atau 2 teman dekat. Mereka lebih suka bermain kooperatif daripada bermain soliter atau parallel. Karena dunia sekitarnya juga sangat menarik bagi mereka, anak usia 5 tahun senang berpergian dan bereksplorasi dengan lingkungan. Karakteristik perkembangan sosial emosional anak usia dini pada usia 5-6 tahun diantaranya sebagai berikut


Menjaga etiket makan dan jadwal makan teratur
·        Terbiasa berbagi
·        Terbiasa menggunakan toilet
·        Tidak menangis jika berpisah dengan orang tua
·        Dapat memilih kegiatan sendiri
·        Menunjukkan ekspresi wajah saat marah sedih takut dan lain-lain
·        Menjadi pendengar yang baik
·        Membereskan mainan setelah selesai bermain
·        Sabar menunggu giliran dan terbiasa antri
·        Mengenal peraturan dan mengikuti peraturan
·        Mengerti akibat jika melakukan kesalahan
·        Memiliki kebiasaan teratur
·        Menjaga kerapian diri
·        Bisa memimpin kelompok kegiatan
·       Dapat mengatasi masalah sederhana

IV.             GUIDE WAWANCARA
1.      Bagaimana sikap anak tersebut ketika pertama kali masuk ke TK ini ? apakah ia mampu menyesuaikan diri dengan cepat ?
2.      Bagaimana sikap anak tersebut ketika dihadapkan dengan orang yang baru ia kenal ?
3.      Apakah anak tersebut mampu mengendalikan perasaannya ? contohnya ketika anak tersebut ditinggal pulang oleh orang tuanya, bagaimana sikap anak tersebut ?
4.      Apakah ananda tersebut mengetahui hak nya ketika disekolah ? dan bagaimana cara ananda tersebut menanyakan hak nya ketika ibu guru dengan sengaja tidak memberikan hak nya ketika disekolah
5.      Apakah ananda tersebut mampu mentaati segala peraturan yang ada dikelas atau disekolah ?


VII.          PEMBAHASAN
Verbatim wawancara :

Pelaku
Uraian Wawancara
Koding
TIA
Maaf bu  sebelumnya mengganggu waktu ibu

B.ANIS
Iya tidak apa-apa bu putri, ada yang bisa saya bantu bu?

TIA
Begini bu Anis, sebelum bertanya tentang perkembangan anak di TK b, sebelumnya saya ingin tahu terlebih dahalu biodata ibu?

B.ANIS
Ooh iya bu, yang dibutuhkan apa saja bu Tia?

TIA
Tentang nama lengkap ibu, gelar, alamat, tempat tanggal lahir, sejarah pendidikan diperguuan mana, mengajar sejak kapan di TK ini, dan status ibu tentunya.

B.ANIS
Iya bu, nama lengkap Anis Setiawati , alamat Jalan Supriyadi Desa Kudu Kecamatan Kertosono Kabupaten Nganjuk, riwayat  pendidikan saya SMA PGRI Kertosono , saya mengajar disini sejak tahun 2005 bu, dan status saya di sini sebagai guru di kelompok TK B

TIA
Iya bu terimakasih, baik,  mengenai jumlah siswa dikelompok B ada berapa siswa bu?

B.ANIS
Untuk kelompok B sendiri ada 12 siswa bu

TIA
Untuk jumlah laki-laki dan perempuan di kelompok B ada berapa bu?

B.ANIS
Kelompok  laki-laki ada 7 anak perempuan ada 5 anak bu putri.

TIA
Oh iya bu, Sekarang saya lanjut bertanya tentang perkembangan anak di kelompok A1 bu, sesuai tugas dan tujuan saya dari awal untuk menanyakan  mengenai perkembangan anak usia dini, disini dalam perkembangannya kan ada Fisik Motori, NAM, Kognitif, Sosial Emosional, dan Bahasa, dan disini saya meminta data 5 anak saja  untuk mengetahui perkembangan sosial emosional anak tersebut.

B.ANIS
Oh iya bu akan saya jawab sedetail mungkin

TIA
Baik bu, saya akan bertanya sesuai dengan data murid yang sudah ibu berikan pada saya, ananda Nabila Syarifah, Edo Rel Alyono, M. Kevin Afandy, Gadis Senandung Rindu dan Sendhang Biru Aisah

B.ANIS
Baik buu, silahkan.

TIA
Apakah ibu masih ingat bagaimana sikap kelima anak tersebut ketika hari pertama masuk sekolah? Apakah ia mampu menyesuaikan diri dengan lingkungannya ? Berapa lama ia mampu menyesuaikan diri dengan lingkungannya ?

B.ANIS
Untuk Ananda Nabila pandai sekali dalam menyesuaikan diri,  saya masih ingat ketika pertama kali ia masuk kesekolah ini ia sudah pandai berbaur dengan temannya, sang ibu hanya tinggal mengawasi dari kejauhan saja bu, untuk ananda Edo Rel Alyono tidak jauh berbeda bu, ia juga anak yang pandai menyesuaikan diri namun membutuhkan waktu, kira-kira 2 minggu ananda Edo sudah mampu berbaur dengan temannya, bermain dan berbagi dengan temannya. Untuk Ananda Kevin, ia anak yang sangat pendiam bu, ketika pertama kali masuk kesekolah ini ibunya harus menunggunya didepan pintu, sebab ketika ibunya tidak terlihat didepan pintu ia akan menangis kencang, namun sekarang ia sudah mampu untuk menyesuaikan diri walau terkadang ia lebih asyik bermain sendiri dari pada harus bermain dengan temannya,, untuk ananda Gadis, ia anak yang cukup periang bu, ketika pertama kali masuk kesekolah ini, ia langsung berbaur dan mempunyai banyak teman, ia juga langsung mengajak temannya untuk bermain bersamanya. Yang terakhir untuk ananda Sendhang, ia anak yang sangat pemalu namun tetap mau bermain dengan temannya. Pertama kali ia masuk kesekolah ini ia lebih suka bermain sendiri walaupun temannya sudah berusaha mengajaknya bermain bersama-sama namun sekarang ia telah mampu untuk memyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya dan mampu berbaur dengan teman-temannya

TIA
Dapat disimpulkan dari 5 anak tersebut mempunya cerita penyesuaian diri yang beragam ya bu

B.ANIS
Iya bu betul sekali

TIA
Baik bu, pertanyaan selanjutnya ya, bagaimana sikap kelima murid tersebut ketika berhadapan dengan orang yang baru mereka kenal ketika disekolah bu?

B.ANIS
Seperti yang saya jelaskan diatas, jika untuk ananda nabila ia mudah menyesuaikan diri, ia langsung mau bersalaman dan mengupkan selamat pagi pada kita guru barunya walaupun saat itu kita belum memperkenalkan diri. Untuk ananda Edo ia juga langsung mau bersalaman hanya harus dirayu sembari menunjukan sikap malu-malunya. Untuk ananda Kevin, ketika masuk sekolah pertama kali ia tidak mau bersalaman dengan gurunya barunya walaupun sudah dirayu-rayu oleh orang tua nya. Untuk ananda Gadis ia sangat riang ia masuk kedalam kelas dengan mengucapkan salam dan bersalaman dengan guru barunya. Untuk Ananda Sendhang ia harus dirayu dulu dengan waktu yang cukup lama dan dengan beberapa cara agar ia mau bersalaman dengan guru barunya.

TIA
Wah begitu ya bu, saya lanjut kepertanyaan selanjutnya ya bu, yaitu perihal mengenal perasaan sendiri dan mengelolanya secara wajar atau bisa disebut dengan mengendalikan diri secara wajar . contohnya seperti ini bu, beberapa anak memiliki kemampuan untuk menenangkan dirinya sendiri seperti ketika ia tau orang tuanya pulang,anak tersebut memperlihatkan mimik wajah seperti ingin menangis namun ia berusaha untuk tidak menangis?

B.ANIS
Wah ini sering sekali terjadi di kelas bu, dari lima anak tersebut , Ananda Sendhang, Gadis dan Nabila lah yang paling terlihat berusaha untuk tidak menangis dan gampang sekali untuk dialihkan supaya  tidak jadi menangis, untuk anada Edo dan Kevin mereka masih sering menangis meledak ledak ( temper tantrum ) ketika di tinggal oleh gurunya dan ketika mereka menangis kami sebagai guru sangat kewalahan untuk menenangkan tangisannya.

TIA
Oh begitu ya bu, saya lanjut ke pertanyaan selanjutnya ya bu, perihal mengetahui hak nya. Sebagai contoh ketika pembelajaran berlangsung kemudian ibu guru lupa untuk memberikan lembar kerja bagaimana sikap dari kelima anak tersebut ? apakah mereka berusaha menanyakan haknya ?

B.ANIS
Baik, itu terjadi sering sekali bu, jadi dikelas, dari kelima anak tersbut Sendhang dan Edo lah yang sering sekali menanyakan hak nya, Sendhang dan Edo mulai mengerti hak nya, dan tidak hanya hak namun juga kewajibannya. Suatu ketika kami pernah mencoba untuk tidak memberikan ananda nabila lembar kerja, dan ananda Nabila hanya diam saja tidak meminta lembar kerjanya. Untuk ananda Gadis ia sering kali diingatkan oleh temannya dahulu baru ia meminta haknya tersebut, untuk ananda Kevin, terkadang ia malah merasa senang dan malah bermain ketika tidak diberikan lembar kerja oleh gurunya

TIA
Oh begitu, bagaimana dengan peraturan yang ada dikelas ? apakah dari kelima anak tersebut sudah memahami dan mampu dalam mentaati peraturan dikelas yang sudah dibuat oleh ibu guru ?

B.ANIS
Iya, dari Ananda Nabila, Edo, Kevin, Gadis, Sendang mereka semua sudah mampu mentaati peraturan yang ada dikelas, namun perlu dimaklumi jika disuatu hari mereka tiba-tiba rewel, menangis dan mogok tidak mau mengikuti pelajaran dan tidak mau mentaati peraturan yang ada disekolah, mungkin hal tersebut bisa dikarenakan oleh faktor lingkungan keluarga atau mungkin mereka sedang sakit atau tidak enak badan. Jadi mereka rewel dan sebagaimanya

TIA
Baik bu, terimakasih sudah menjawab untuk waktu yang sudah ibu korbankan untuk membantu tugas wawancara saya hari ini, semoga kedepannya TK ini dapat berkembang menjadi lebih baik lagi, serta membawa keberkahan untuk lingkungan sekitar

B.ANIS
Aamiin ya rabb, sama-sama bu, semoga apa yang njenengan kerjakan ini dapat memperoleh hasil yang maksiml.